Beranda / Ragam Berita / 45 pemuda di Kota Jayapura ikut pelatihan barbershop dan tata rias kecantikan

45 pemuda di Kota Jayapura ikut pelatihan barbershop dan tata rias kecantikan

Asisten III Setda Kota Jayapura Frederik Awarawi membuka kegiatan pelatihan. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Sebanyak 45 pemuda di Kota Jayapura, Papua, mengikuti pelatihan barbershop dan tata rias kecantikan guna meningkatkan keterampilan bagi angkatan kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

Kegiatan itu berlangsung di Grand Abe Hotel Jayapura, Kamis (7/11/2024) program kerja Dinas Tenaga Kerja pada sub kegiatan proses pelaksanaan pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja berdasarkan klaster kompetensi.

Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura Carlos H. Nataniel mengatakan peserta pelatihan barberhop diikuti 20 orang dan 25 peserta tata rias.

Asisten III Setda Kota Jayapura Frederik Awarawi dan kolega bersama peserta pelatihan. (TIFAPOS/Ramah)

Pelaksanaan pelatihan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAU) Tahun 2024, berlangsung 20 hari terhitung dari 7 November 2024.

Peserta pelatihan yang didominasi usia angkatan kerja baik Orang Asli Papua (OAP) dan nonOAP tersebar di tiga lembaga pelatihan yang bermitra dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura.

Setelah mengikuti pelatihan tata rias kecantikan dan barbershop, 45 peserta diberikan peralatan kerja guna meningkatkan ekonomi dan mengurangi pengangguran.

“Harapan kami agar peserta mengikuti pelatihan sebaik-baiknya, sehingga mereka terserap di dunia kerja maupun membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Asisten III Setda Kota Jayapura Frederik Awarawi mewakili Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait mengatakan pelatihan tersebut untuk meningkatkan pengupahan.

Asisten III Setda Kota Jayapura Frederik Awarawi dan kolega bersama peserta pelatihan. (TIFAPOS/Ramah)

Selain itu, meningkatkan kesejahteraan dan kualitas tenaga kerja sesuai dipersyaratkan oleh dunia kerja.

“Adanya pelatihan ini, maka pencari kerja dapat berkompetensi dan berkompetisi sesuai kebuuhan pasar kerja, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja siap,” ujarnya.

Awarawi berharap peserta pelatihan bukan hanya terserap di dunia kerja tapi juga dapat menciptakan lapangan kerja baru yang memadai.

“Dilakukan pemantauan dan dituntun sampai bisa mandiri. Saya berharap setelah bekerja harus fokus dan disiplin agar bisa sukses,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *