Kepala Bidang Pembinaan SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.Kp saat merayakan kelulusan siswa-siswi SMA YPK Diaspora Jayapura. (TIFAPOS/Ist)
TIFAPOS.id Sebanyak 3.574 siswa SMA dan SMK di Kota Jayapura, Papua, telah dinyatakan lulus dan siap melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya atau memasuki dunia kerja.
Kepala Bidang Pembinaan SMA dan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.Kp, mengatakan dari jumlah tersebut 2.340 siswa SMA dan 1.234 siswa SMK.
“Seluruh siswa kelas XII SMA dan SMK di Kota Jayapura telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dengan kelulusan penuh,” ujar Nur Jaya di Jayapura, Senin (5/5/2025).
Dikatakan Nur Jaya, pelaksanaan penamatan berjalan lancar dan berlangsung di sekolah masing-masing berdasarkan instruksi Wali Kota Jayapura.
Ia juga menegaskan instruksi wali kota terkait tidak ada aksi corat-coret pakaian sekolah maupun konvoi kendaraan pasca kelulusan, karena meningkatkan citra positif siswa yaitu mencoreng nama baik diri, keluarga, dan sekolah.
Selain itu, meningkatkan potensi gangguan ketertiban umum dan kerugian masyarakat yang sering terjadi saat konvoi di jalan raya, perilaku negatif seperti tawuran yang kerap dipicu oleh konvoi dan corat-coret seragam.
Serta, mencegah pemborosan dan kerusakan pakaian seragam yang sebaiknya bisa disumbangkan untuk yang membutuhkan.
Ia juga mengatakan, lulusan siswa SMA dan SMK dapat menjadi teladan bagi adik-adiknya, menjadi anggota masyarakat yang baik, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengembangkan diri dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Mereka juga diminta memiliki tekad kuat untuk terus belajar, menghindari perilaku negatif, serta siap menghadapi tantangan di masa depan dengan bekal ilmu dan karakter yang diperoleh selama di SMA.
“Pilihan melanjutkan kuliah atau langsung bekerja sah, namun penting untuk memiliki rencana dan tujuan yang jelas demi kesuksesan masa depan,” ujar Nur Jaya.

Mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, Nur Jaya menekankan agar lulusan SMA dan SMK menjadi generasi berkualitas dan terampil membutuhkan pendidikan yang komprehensif, penguatan karakter.
Pasalnya, pendidikan yang berkualitas sangat krusial, yaitu melalui pendidikan generasi muda dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan seperti komunikasi, kreativitas, dan pemecahan masalah, serta nilai-nilai moral seperti integritas dan kejujuran.
Ia juga mengatakan, pengembangan karakter dan nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja keras, empati, dan etika sangat penting agar generasi muda memiliki kepribadian yang kuat dan bertanggung jawab.
Peran guru dan keluarga sangat vital sebagai pembimbing dan teladan dalam membentuk karakter dan keterampilan generasi muda. Guru yang kompeten dan lingkungan belajar yang mendukung akan meningkatkan hasil belajar siswa.
Mendorong kemandirian, kreativitas, dan minat bakat melalui kesempatan bereksplorasi dan pengembangan diri agar generasi muda memiliki kemampuan praktis dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Selain itu, pemanfaatan teknologi dan pendidikan karakter juga penting untuk menyiapkan generasi yang adaptif dan berakhlak baik dalam era digital.
Oleh karena itu, Nur Jaya berharap lulusan SMA dan SMK Tahun Ajaran 2024/2025 menjadi generasi yang berkualitas, cerdas, terampil, berwawasan luas, berkarakter baik, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Harapan tersebut meliputi, lulusan mampu diterima di perguruan tinggi sesuai potensi dan minatnya serta memiliki kompetensi akademik dan kejuruan yang baik, didukung oleh nilai-nilai akhlak mulia dan kecakapan hidup (life skill).
Menjadi calon pemimpin bangsa yang berwawasan global dan berbudaya lingkungan, serta mampu menunjukkan prestasi akademik dan non-akademik yang membanggakan sekolah.
Memiliki komitmen belajar yang tinggi, disiplin, dan mampu berinovasi serta beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
Serta, berkolaborasi dengan berbagai pihak dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta lingkungan sekitar, menciptakan suasana sekolah dan belajar yang kondusif, dan mendukung pengembangan potensi siswa secara optimal.
“Lulusan SMA dan SMK adalah mereka menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan sikap yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat nasional maupun global,” ujar Nur Jaya.






